31 Agt 2012

INDONESIA KAGET, AUSTRALIA MENDUKUNG PAPUA MERDEKA

Papua merdeka adalah masalah serius di dunia dan harga mati bagi orang Papua

JOGJA. TIMIPOTU NEWS. Sudah jelas bahwa  wilayah Papua Barat secara paksa dan dalam kepentingan dunia telah digabungkan kedalam bingkai NKRI. Saat itu sampai detik ini juga Negara Indonesia telah mengejar, menangkap, memperkosa dan membunuh orang Papua bersama kekuatan militer. Sangat jelas, Papua digabungkan dalan NKRI hanya untuk menghabiskan ras Malanesia di atas tanah Papua, sehingga dengan seenaknya Indonesia mau menguras Sumber Daya Alam yang terkandung.

Visi Negara Indonesia terhadap orang Papua dan alam Papua sudah jelas ketika presiden Megawati dalam pidatonya mengatakan “kalau Papua mau merdeka, silahkan merdeka di atas lautan Pasifik karena tanah Papua adalah milik Negara Indonesia” apa benar tanah Papua adalah milik Negara Indonesia? Saya pikir itu hanya mimpi belaka sebab Allah menciptakan manusia Papua kulit hitam di atas tanah Papua untuk menikmati, mengembangbiakkan dan memelihara dengan bebas, aman dan damai atas semua ciptaan-Nya.

Untuk mewujudkan visi Negara Indonesia itu, memang sudah terbukti, Negara Indonesia bersama kekuatan militer dari dulu sampai saat ini masih saja melakukan pelanggarah HAM terhadap orang Papua. Dengan mudah saja Negara membunuh orang Papua dengan alat negaranya (senjata).
Namun sayangnya, ketika masalah Papua itu sudah diketahui oleh dunia internasional, semua pelanggaran HAM yang telah dilakukan terhadap orang Papua dari tahun 1961 sampai saat ini sudah diketahui oleh dunia internasional termasuk PBB. Sehingga pada belakangan ini masalah pelanggaran HAM di Papua menjadi salah satu masalah yang sangat serius di PBB.
Selain itu, Negara-negara luar pun ikut memprihatinkan  atas masalah Papua Barat, seperti Negara Australia, beberapa pekan lalu mereka mulai berkampanye tentang Papua merdeka, dalam bahasa kampanye telah mengatakan kampanye kali ini adalah awal dari dukungan untuk Papua merdeka

Mengapa Negara Australia mulai berkampanye untuk Papua merdeka? tidak ada alasan lain selain hanya karena rasa prihatin dengan kehidupan manusia Papua, apalagi hari demi hari Negara Indonesia membunuh manusia Papua. Jadi, Tidak mengherangkan apabila Negara luar mulai mendukung Papua merdeka karena sudah jelas bahwa Negara Indonesia telah membunuh manusia Papua lebih dari 700.000.000 nyawa.
Dengan melihat pelanggaran HAM berat di Papua itu, dalam kampanye tersebut mereka mengatakan Negara Indonesia tidak mampu membangun, menjaga dan memberdayakan manusia Papua. Sehingga salah satu solusi yang tepat adalah pemerintah Indonesia segera memberikan pengakuan Papua Merdeka

begitu Indonesia melihat Bendera Papua berkibar di Australia dalam kampanye, Indonesia mulai gementar dan takut. Menjadi pertanyaan adalah mengapa Negara Indonesia takut dan gelisah ketika melihat pemerintahan Australia mendukung Papua merdeka dalam bentuk Kampanye? Untuk menjawab pertanyaan itu, logika jernih mengatakan, kalau Indonesia gementar belarti pasti sudah jelas bahwa Negara Indonesia telah membunuh manusia Papua dan mempunyai visi yang jelas bahwa Indonesia ingin mau menjajah Papua. namun, belum tentu VISI Negara indonsia itu bias terwujud sepanjang masa, sehingga dalam hal ini bisa dikatakan  “mimpi di siang hari” sebab sejarah Papua akan membebaskan Papua dari penjajahan tersebut.

Apa Benar Pemerintah Indonesia Takut dan Gementar Ketika Dunia Luar Mendukung Papua Merdeka?
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Pak Hikmahanto Juwana, menegaskan insiden penembakan oknum OPM di Papua Barat, berkaitan dengan kedaulatan NKRI. Pemerintah negara lain tidak memiliki kepentingan dengan insiden tersebut. “Saya rasa itu murni urusan dalam negeri kita,” jelasnya, saat dihubungi, Kamis (30/8).
Jika Pemerintah Australia berkeinginan untuk mendapatkan penjelasan seputar insiden itu, kata dia, maka seharusnya langsung berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia nantinya akan menjawab apa saja penjelasan yang diinginkan Pemerintah Australia.
Walaupun pak Hikmahanto Juwana  mengatakan masalah Papua adalah masalah nasional yang harus diselesaikan dalam Indonesia tetapi menurut orang Papua dan  pemerintah Australia; masalah Papua bukan lagi masalah nasional tetapi masalah internasional yang harus diselesaikan dari PBB. Sehingga, menurut Pemerintahan Australia, apabila Negara Indonesia mau jelaskan tentang masalah Papua itu bukan sekarang saatnya. Negara Indonesia mau jelaskan masalah Papua dengan cara dan bentuk seperti apa terhadap pemerintah Australia? Keinginan pemerintah Australia sudah jelas bahwa Papua harus keluar dari penjajahan Indonesia.
Selain itu pak Hikmahanto Juwana mengatakan pemerintah Indonesia nantinya akan menjelaskan apa aja penjelasan yang diingikan pemerintah Australia, yang harus diketahui oleh pemerintah Indonesia adalah masalah Papua itu bukan masalah baru dan masalah nasional, jadi, pemerintah Australia  mereka sudah tahu sejarah kehidupan orang Papua selama Papua hidup dalam NKRI. Tidak perluh lagi pemerintah Indonesia menjelaskan masalah Papua ke dunia luar (Australia). Mungkin saja pemerintah Indonesia yang belum tahu akan masalah Papua karena mungkin sibuk dengan menguras Sumber Daya Alam Papua dan membunuh orang Papua.
Yang perluh diketahui lagi oleh seluruh warga Negara Indonesia dan pemerintah Indonesia adalah, masalah tentang Papua merdeka sudah mencapai di ambang Pintu maka diharapkan kepada pemerintah Indonesia, jangan takut dan gementar apabila dunia mulai berkampanye tentang Papua Merdeka sebab kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan mewujudkan visi Tuhan kepada manusia di bumi. (ac. Bidaipouga)

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih komentar anda karena kepercayaan kami!

One Option To Peacefull In West Papua

One Option To Peacefull In West Papua
Peaceman: Dr. Nelles Tebay. Pr.

Tobauwo TV Online